Minggu, 09 Desember 2007

Djakarta Kota Impian















Jakarta merupakan kota impian bagi beberapa orang. Keinginan didasari bahwa di ibu kota ini mereka dapat mencari pekerjaan. Memang tidak dipungkiri di kota ini menjadi banyak pekerjaan tetapi juga banyak yang menganggur. Nama jakarta diambil dari nama djayakarta dan sudah mengalami beberapa kalli pergantian sejak dari penjajahan belanda dan terkhir berganti menjadi batavia. bagi sebagian orang ingin sekali menklukan kota ini, karena mereka befikir jika sudah menaklukan kota ini pasti bisa menjadi seorang yang suskes. saya juga pernah berdialog dengan orang yang berada di luar kota jakarta. dia sekarang masih seorang mahasiswa dan bekuliah didaerah jawa mengambil jurusan teknik informatika. keinginan dia adalah menaklukan kota jakarta. dan bisa bekerja dan mengadu nasib dijakarta. namun dari sebagian orang yang pergi kejakarta, mereka hanya menambah beban pemerintah kota jakarta dikarenakan mereka tidak mempunyai keahlian dibidang yang mereka kuasai. jadi sekarang masih banyak pertanyaan tentang kenapa banyak orang ingin sekali pergi kekota jakarta ini. padahal dikota ini sangat susah. buang air saja dikota ini bayar. banyak "polisi cepe". dan cuma gara-gara uang Rp.500 saja bisa terjadi perkelahian dan tidak jarang terjadi pembunuhan. mereka yang datang kekota ini benar bisa menambah daftar beban gubernur kota jakarta. disamping banjir yang sering terjadi. dan kriminalitas yang begitu besar dari hari ke hari semakin meningkat. dan kehidupan maksiat begitu banyak di kota ini. jadi apakah ada orang yang masih punya keinginan pergi kekota ini??jika masih ada, harus mempunyai keahlian dan tidak menambah beban pemerintah kota jakarta. dan bisa diharapkan andilnya didalam membangun kota jakarta yang merupakan ibu kota dari negara Indonesia yang kita cintai.

Jumat, 07 Desember 2007

Air Asin Bisa membakar

AIR asin bisa benar-benar membakar ketika terpapar dengan bentuk tertentu dari gelombang radio, seperti dikonfirmasi Universitas Kimia. Rustum Roy dari Universitas Pennsylvania telah memverfikasi awal bulan ini bahwa gelombang radio memecah air ke dalam komponennya, mendorong hasil menuju Hidrogen bebas dan oksigen untuk menangkap api, demikian seperti dilansir National Geographic.
Peneliti independen mengatakan bahwa fenomena ini sungguh menakjubkan, melalui aplikasi praktis teknologi, menunjukkan tak tertentu dan itu bisa menjadi sumber dari energi murah.
"Bagiku, itu kelihatannya seperti sebuah proses yang menarik," kata George Svedrup, Manajer Teknologi Departement of Energy's National Renewable Energy Laboratory (NREL) di Golden, Colorado.
Penemuan Tak Terduga
John Kanzius dari Sanibel, Florida, menyatakan bahwa ini merupakan kejadian pertama kali selama fenomena awal tahun ini, ketika percobaan sedang dilakukan dengan sebuah sebuah generator frekuensi radio, itu diatur untuk membantu menekan sel kanker. Ketika dia mencoba gelombang radio pada uji pipa air asin, itu memproduksi percikan bunga api tak terduga, menurut Pittsburgh Post-Gazatte.
Berniat ingin tahu, Kanzius dan koleganya memutuskan untuk menyalakan air dengan korek api. Air menyala dan tetap terbakar selama itu diarea frekuensi radio.
Universitas Negeri Pennsylvania kemudian menindaklanjuti dengan menggugah minat dengan aplikasi teknologi potensial untuk menghilangkan zat garam (desalination-red) dan minyak hydrogen. Dia menemukan bahwa fenomena ini bekerja dengan memecah komponen air ke oksigen, hidroden, dan garam. Hidrogen adalah zat yang mudah terbakar dan akan terbakar selama di area frekluensi radio tersebut. "Ini benar-benar kenyataan ilmiah," kata Roy .
Menurut dia, Ketika hydrogen terbakar, kemudian bereaksi dengan oksigen untuk membentuk ulang air.
Sumber Energi Masa Depan?
George Sverdrup dari NREL menyatakan ilmuwan akan membutuhkan evaluasi biaya energi dari prosesnya. Energi merupakan syarat untuk mengikat air asin dengan kimia dan molekul air.
"Jika Hidrogen dan oksigen terlepas, itu merupakan energi yang cukup untuk memisahkan kimia yang telah terikat dalam sistemnya," jelasnya.
Energi itu diperkirakan datang dari generator frekuensi radio.
Direktur Laboratorium Energi Terbarukan pada Universitas California di Barkeley, Daniel Kammen, meragukan tentang fenomena air asin yang bisa terbakar tersebut. "Sungguh itu bisa sesuatu yang rapi, jika itu benar," paparnya.
Dia menjelaskan bahwa Hidrogen adalah elemen paling umum di bumi dan sebuah minyak murni. Namun itu selalu terkunci dengan elemen lain, seperti oksigen dalam bentuk air atau karbon dalam bentuk methane. Hari ini, kebanyakan hydrogen terkandung dalam energi fosil seperti gas alam dengan cara membakar mereka, yang mana menghasilkan karbon dioksida, sebuah gas hijau. Air juga bisa dibelah menjadi hydrogen dengan menggunakan listrik, dalam proses yang dikenal sebagai hidrolisis. Namun ini tidak efisien dan membutuhkan energi cukup besar.
Sehingga para peneliti berupaya untuk menemukan cara bagaimana mengisolasi hydrogen dengan energi minimal dan tidak menggunakan energi fosil. Teknologi pembakaran air bisa sangat potensial untuk membuka sebuah cakrawala baru. Menurut dia, Solar, angin, atau gelombang energi, misalnya bisa menjadi power bagi generator frekuensi radio sebagaimana air asin melalui generator, dan hydrogen muncul.
"Itu akan menjadi sumber hydrogen luar biasa, kemudian kamu mampu membakar hydrogen secara langsung atau menggunakannya dalam minyak," paparnya.

akhirnya datang juga


setelah penantian lama dari rc1 trus ke rc 2 datang juga yang ditunggu-tunggu yaitu the final release dari netbeans 6.0...!!bagi yang mau donwload versi windows langsung aja klik link ini http://sunmicro.vo.llnwd.net/c1/netbeans/6.0/final/bundles/netbeans-6.0-windows.exe netbeans versi yang terbaru komplit banget deh...!dari c/c++ sampe ada umlnya dan juga ada jsf!bagi yang pake netbeans yang lama beralih lah ke yang baru...!kita harus membudi dayakan netbeans karena simple banget.